Minggu, 29 Agustus 2010

Kota Santri

Sejak dahulu kota kecamatan ini terkenal sebagai Kota Santri. Peninggalan pesantren-pesantren tua di kota ini dapat kita rekam jejaknya hingga sekarang. Banyak ulama-ulama karismatik yg wafat di kota yg terkenal dgn suhu udara yg panas ini. Sebut saja Sayid Abdurrahman Basyaiban (Mbah Sambu) yang kini namanya dijadikan jalan raya yg menghubungkan Lasem-Bojonegoro, KH. Baidhowi, KH. Khalil, KH. Maksum, KH. Masduki dll. Sebagian makam tokoh masyarakat Lasem ini dapat anda jumpai di utara Masjid Jami' Lasem. Maka tidak berlebihan jika Lasem berjuluk sebagai kota santri, mengingat banyaknya ulama, Pondok Pesantren dan jumlah santri yang belajar agama Islam di kota ini.

Pondok Pesantre tersebut antara lain :

  • An Nur (Soditan)
  • Al Hidayah (Soditan)
  • Al Hidayah Putri (Soditan)
  • At Taslim (Soditan)
  • Al Islah (Soditan)
  • Al Mashudi (Soditan)
  • Al Hamidiyyah (Soditan)
  • Al Fakriyyah (Sumbergirang)
  • Ash Sholatiyah (Sumbergirang)
  • Nailun Najah (Sumbergirang)
  • Al Wahdah (Wahdatut Thullab) (Sumbergirang)
  • Al Hadi (Sumbergirang)
  • Al Fatah (Ngemplak)
  • Al Banat (Ngemplak)
  • Al Aziz (Ngemplak)
  • Raudlatut Thulab (Ngemplak)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar